Powered By Blogger

Senin, 12 September 2011

Kekuatan Diri

Ada tiga buah benda,
1. Sayuran
2. Telur
3. Kopi
Ketiga benda di atas akan mendapat perlakuan yang sama yaitu akan dicampur dengan air panas yang mendidih. Lalu, Kira-kira mana yang akan anda pilh??
Untuk benda pertama, sayuran itu lemah terhadap panas. Jangankan dimasukkan dalam air mendidih, terkena sinar matahari pun akan segera layu. Kesimpulannya, sayuran akan lunak bahkan remuk jika terus-terusan dalam air mendidih.
Untuk benda kedua, mungkin kita sudah sangat sering memakan telur rebus. Itulah hasil akhir dari telur yang mendapat perlakuan direndam dengan air mendidih.
Yang ketiga, inilah minuman favorit di pagi hari untuk beberapa orang. Kopi akan memberikan aroma yang begitu nikmat setelah ia direndam dalam air yang super panas.
Ketiga ilustrasi di atas adalah gambaran ketika kita mendapat sebuah permasalahan. Apakah kita akan menjadi sayuran yang ketika mendapat tekanan atau permasalahan akan hancur dan mlempem? Ataukah kita akan menjadi telur yang mengeras ketika mendapat permasalahan. Menjadi pribadi yang berwatak keras dan tidak luwes? Atau kita menjadi pribadi pada pilihan yang terakhir, yatiu kopi. Kita akan bertransformasi menjadi pribadi yang menyenangkan tanpa menghilangkan nilai-nilai diri kita saat tengah bergelut dengan masalah. Bahkan kopi harus dihancurkan terlebih dahulu. Bukan seberapa banyak kita jatuh, tapi seberapa banyak kita dapat bangun setelah terjatuh.
Di sudut pandang lain, dapat kita maknai pula bahwa dengan keadaan yang terdesak atau dalam tekanan kita akan mengeluarkan kemampuan kita yang melebihi batas. Harusnya kita tak kuat untuk begadang sepanjang malam, tapi karena tuntutan pekerjaan, itu dapat kita lalui.
Sekali lagi, ingin menjadi apa diri kita� tergantung kita sendiri yang mengarahkan saat menghadapi masalah. Apakah kita mau menjadi pribadi yang kaku, atau menjadi pribadi lemah atau kita menjadi pribadi yang bisa menyesuaikan keadaan dengan permasalahan yang tengah kita hadapi dan saat itu kita memperoleh kemampuan baru. Hal yang terpenting supaya kita mendapatkan kemampuan yang melebihi batas itu adalah dengan kita menghadapinya. Kata orang tua. "Permasalahan itu untuk dihadapi, bukan dihindari".
Banyak hal yang membuat kita ragu dalam menyelesaikan permasalahan yang tengah dirundung. Terlalu banyak berpikir dan merencanakan namun akhirnya tak diselesaikan. Bahkan sampai ada kata-kata yang mengutarakan, "Orang yang terlalu banyak berpikir lebih cenderung untuk mengurungkan niatnya". Hal yang harus kita lakukan adalah memulai untuk mengerjakan sedini mungkin.
"Di saat kita berpikir bahwa kita mengerjakan hal yang tak dapat kita selesaikan, saat itu waktu tengah membimbing kita untuk mendapatkan kemampuan yang lebih


HARIAN JOGJA SENIN ,12-SEP-2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar